Muslim makin leluasa di AmerikaKini, di Kosta Rika terdapat dua komunitas Muslim. Komunitas Muslim dengan jumlah pengikut yang cukup banyak tinggal di ibu kota negara, yakni San Jose. Mereka memusatkan kegiatan di Centro Cultural Musulman De Costa Rica.
Di AS masjid masih sulit dapat izinPolemik pembangunan masjid di Amerika Serikat rupanya masih terjadi hingga saat ini. Muslim di Kota Murfreesboro, Negara Bagian Tennessee, terancam tidak bisa beribadah selama Ramadan tahun ini karena izin operasi masjid mereka masih dibahas pengadilan.
Safari Ramadhan keliling masjid di ASSiapa sangka kalau traveling adalah salah satu cara berdakwah. Seorang pria asal Ohio menghabiskan Ramadannya berkelana ke 30 masjid di AS dalam rangka memperkenalkan Islam kepada dunia melalui blognya.
Muslimah mualaf menangi gugatan atas AT&TSeorang mualaf asal Kansas City, Amerika Serikat, Susann Bashir, bakal mendapat ganti rugi sebesar 5 juta dolar AS. Pasalnya, ia memenangkan gugatan atas raksasa telekomunikasi AT & T yang dinilai telah menciptakan sebuah lingkungan kerja diskriminatif dan memusuhi dirinya setelah memeluk Islam.
Muslim tak akan pernah jadi terorisClay, pemuda tampan itu telah memeluk Kristen Evangelis selama 20 tahun. Sewaktu kuliah di Universitas Arizona, jiwa misionarisnya tumbuh. Cita-citanya saat itu adalah mengkristenkan salah seorang temannya yang Muslim. Siapa sangka, justru Clay yang kemudian masuk Islam.
Diusir dari pesawat karena gamis & jenggotInsiden diskriminasi dalam penerbangan AS kembali menimpa muslim. Dua imam Muslim baru-baru ini mengajukan gugatan hukum terhadap dua maskapai setelah mereka diusir keluar dari pesawat pada May atas permintaan pilot karena penampilan dan agama mereka, demikian CNN melaporkan Senin (20/12).
Jilbaber boleh ikut latihan militerWarga Muslim Amerika Serikat bersorak. Pasalnya, Departemen Pertahanan kini mengizinkan siswa Muslimah mengenakan jilbab ketika mengikuti pelatihan militer junior (JROTC).
Dipecat karena istirahat Shalat JumatPerusahaan sewa mobil Hertz memecat lebih dari 20 karyawan Muslim di bandara udara Seattle di negara bagian Washington, Amerika baratlaut. Hal itu dikarenakan, para karyawan Muslim tersebut tak mau menandatangani absen selama istirahat untuk shalat Jumat.